Strategi Proses

Sabtu, 12 Mei 2012


PURNAMA SARI SUKATENDEL
100502176

STRATEGI PROSES

Strategi proses atau startegi transformasi adalah sebuah pendekatan organisasi untuk mengubah sumber daya menjadi barang dan jasa.
Tujuan strategi proses adalah menemukan suatu cara memproduksi barang dan jasa yang memenuhi persyaratan dari pelanggan dan spesifikasi produk yang ada dalam batasan biaya dan batasan manajerial lainnya.
Empat Strategi Proses
·      Focus pada proses
Adalah  sebuah fasilitas produksi yang  diorganisasikan di sekitar proses-proses untuk memfasilitasi produksi bervolume rendah, tetapi keragamannya tinggi.

·      Focus Berulang
Adalah proses produksi yang menggunakan modul yang berorientasi pada produk.

Proses berulang ini menggunakan modul. Moodul adalah bagian atau komponen yang telah dipersiapkan sebelumnya yang sering berada dalam proses yang kontinu.

Lini proses berulang sama dengan lini perakitan klasik. Lini yang digunakan  secara luas di hampir seluruh perakitan mobil dan peralatan rumah yangga, lebih terstruktur dan karenanya menjadi lebih tidak fleksibel dibandingkan suatu fasilitas yang terfokus pada proses.

Perusahaan makanan siap saji adalah suatu contoh proses berulang yang menggunakan modul. Produksi jenis ini memungkinkan dilakukannya kustomisasi yang kebih banyak dibandingkan suatu proses kontinu; modul( sebagai contoh, daging, keju, saus, tomat, bawang) dirakit untuk mendapatkan suatu prosuk quasi-custom, yakni buger keju. Dengan cara ini, perusahaan memperoleh keunggulan ekonomis dari model yang kontinu (dimana banyak modul disiapkan) dan keunggulan kustomisasi dari model bervolume rendah, serta berkeragaman tinggi.


·      Focus pada Produk
Adalah fasilitas yang diorganisasikan di sekeliling produk, sebuah proses berorientasi produk bervolume tinggi, tetapi berkeragaman rendah.
Fasilitas dengan sifat khusus ini biasanya membutuhkan biaya tetap yang tinggi. Namun, dengan biaya variable yang rendah dapat dihasilkan utilisasi fasilitas yang tinggi.

·      Focus Kustomisasi Massal
Adalah  pembuatan produk dan jasa yang dapat memenuhi keinginan pelanggan yang semakin unik secara cepat dan murah.
Kustomisasi missal memberikan kita keragaman produk yang biasanya dapat disediakan oleh manufaktur bervolume rendah (focus pada proses) dengan biaya seperti manufaktur bervolume tinggi dan terstandardrisasi (focus pada produk).

Kustomisasi massal berarti  sebuah system dimana produk dibuat sesuai pesanan (build-to-order). Yang berate, memproduksi sesuai pesanan pelanggan, bukan sesuai permintaan pasar. Namun, build-to-order adalah strategi yang sulit. Berikut beberapa tantangan besarnya.
1.     Desain produknya harus cepat dan imajinatif.  Desain build-to-order yang sukses digunakan kerap disebabkan oleh penggunaan modul-modul. Ping inc. menggunakan kombinasi berbeda dari kepala pemukul, pegangan, batang, dan sudut untuk membuat 20.000 ragam tongkat golf. Teknik desain yang lain adalah melakukan kustomisasi di tahap yang sebisa mungkin paling akhir dari proses produksi.
2.     Desain prosesnya haru cepat, fleksibel, serta mampu mengakomodasikan perubahan desain teknologi. Fleksibilitas memungkinkan seorang pelanggan BMW untuk mengubah pesanan hingga 6hari sebelum perakitan akhir mobil tersebut. Selain fleksibilitas proses yang memfasilitasi perubahan, suatu teknik proses yang telah terbukti efektif adalah menunda kustomisasi hingga akhir dari proses produksi. Industry mobil memasang atau memesan modul interior yang unik saat akhir produksi, seperti yang dilakukan pada mobil van khusus.
3.     Manajemen persediaan memerlukan pengendalian yang ketat. Agar berhasil, sebuah perusahaan harus menghindari tertahan oleh komponen yang tidak popular atau kuno.
4.     Jadwal yang ketat pada pemesanan dan bahan dari desain hingga pengiriman hanya dapat diimplementasikan kepada karyawan yang penuh dedikasi. Produk dan proses desain yang memungkinkan kustomisasi untuk dijadwalkan akhir pada proses produksi juga berkontribusi pada kustomisasi missal yang efisien.
5.     Mitra yang responsif pada rantai pasokan menghasilkan kerja sama yang efektif. Kerja sama dengan pertukaran informasi yang cepat dan terbuka adalah hal yang penting ketika system operasi bergerak menuju era dimana kompetisi bukakn lagi terjadi antara perusahaan, melainkan antara rantai pasokan.

DIAGRAM SILANG
Sebuah diagram biaya pada volume" yang memungkinkan untuk lebih dari satu proses.
Proses" terfokus.
Dalam mengupayakan efisiensi, kalangan industri terus melangkah menuju spesialisasi manajer yang berfokus pada sejumlah aktivitas produk & teknologi yang terbatas akan bekerja lebih baik. Ketika keragaman produk meningkat maka teknologi, kompleksitas, pelanggan dan fasilitas ikut meningkat juga. Fokusnya dapat berupa hal" berikut : pelanggan, produk dengan atribut serupa, jasa, teknologi.

Mengubah proses
Mengubah sistem produksi dari satu model proses ke model lainnya memang sulit dan mahal. Tetapi ini sangat penting buat diterapkan untuk meningkatkan efisien dan efektivitas dari suatu produk. Sebagai contoh perubahan dibutuhkan dalam : pembelian, standar kualitas, peralatan, tata letak, pelatihan.


ANALISIS DAN DESAIN PROSES.
Sejumlah perangkat dapat membantu memahami kompleksitas dari desain proses dan perancangan ulang proses. Perangkat tersebut merupakan cara sederhana untuk memahami apa yang terjadi atau apa yang harus terjadi dalam proses.
Kelima perangkat tersebut adalah :
- diagram alir
Merupakan suatu skema atau gambaran dari perpindahan bahan, produk atau diagram ini membantu dalam pemahaman, analisis dan komunikasi sebuah proses
- pemetaan dan fungsi waktu
Hampir sama dengan diagram alir, tetapi karena ditambahkan waktu pada sumbu horozontalnya. Jenis analisis ini memungkinkan pengguna untuk mengidentifikasi dan menghilangkan pemborosan dalam hal langkah tambahan, pengulangan, dan keterlambatan tidak perlu.
- pemetaan aliran nilai
Pemetaan aliran nilai mengambil bentuk yang lebih lebar dimana nilai ditambahkan pada keseluruhan proses produksi, termasuk rantai pasokan. Pemetaan aliran nilai mengembangkan analisis ini kembali ke pemasaran.
- diagram proses
Menggunakan simbol, waktu, dan jarak untuk mendapatkan cara yang objektif dan terstruktur untuk menganalisis dan mencatat berbagai aktivitas yang membentuk sebuah proses. Diagram ini memusatkan perhatian pada aktivitas penambahan nilai.
-    Perencanaan pelayanan
teknik analisi proses yang memusatkan perhatian kepada pelanggan dan interaksi penyedia layanan dengan pelangganannya.

DESAIN PROSES PADA SEKTOR JASA
Sebuah jasa pada dasarnya menyiratkan adanya kebutuhan interaksi dan kustomisasi. Mengenali keinginan unik pelanggan cenderung menjadi malapetaka bagi sebuah proses, tetapi, semakin seorang manajer merancang prosesnya untuk memenuhi syarat khusus ini, sebuah proses akan menjadi semakin efektif dan efisien. Kiatnya adalah, menemukan kombinasi yang tepat antara biaya dan interaksi pelanggan.

INTERAKSI PELANGGAN DAN DESAIN PROSES
·      Pada jasa professional dimana tingkat tenaga kerja yang dibutuhkan tinggi, kita mengharapkan manajer memusatkan perhatian secara khusus pada sumber daya manusia. Hal ini mengharuskan para manajer untuk menemukan cara mengatasi permasalahan unik yang dapat memuaskan pelanggan dan mendatangkan pesanan.
·      Kuadran dengan kostumisasi yang rendah mungkin dapat (1) membuat layanan otomatis seperti pada beberapa perusahaan penerbangan yang melayani penjualan tiket dengan mesin, atau (2) menghilangkan beberapa jenis layanan.
Dengan menghilangkan beberapa aspek pelayanan melalui otomatisasi, pembaruan dalam desain proses dan investasi modal mungkin dibutuhkan. Perpindahan menuju standarisasi dan otomatisasi mungkin akan membutuhkan modal tambahan dan dapat menempatkan manajer operasi dalam tekanan. Untuk mengembangkan keahlian baru guna membeli dan merawat peralatan tersebut pengurangan kapabilitas kustomisasi membutuhkan kekuatan tambahan pada area lain.
·      Karena umpan balik dari pelanggan sangat rendah pada kuadran dengan kustomisasi rendah, pengendalian yang ketat mungkin dibutuhkan untuk mempertahankan standar kualitasnya.
·      Operasi dan itensitas tenaga kerja yang rendah menjadi pembaruan teknologi dan penjadwalan proses merupakan satu hal yang biasa.

PELUANG UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI JASA
Tata letak merupakan satu kesatuan dalam banyak proses jasa. Contohnya pada bank, tata letak menyajikan keamanan sekaligus aliran kerja serta kenyamanan pribadi. Penyajian tata letak yang baik menghasilkan peluang yang kontinu untuk mendatangkan pesanan.
Sumber daya manusia dari segi pelatihan dan perekrutan merupakan hal penting dalam proses jasa. Tenaga kerja berkomitmen yang mempunyai fleksibilitas ketika jadwal dibuat dan dilatih-silang untuk mengisi kekosongan ketika suaru proses membutuhkan karyawan bukan penih waktu, dapat berpengaruh sangat besar terhadap kinerja keseluruhan proses.

PEMILIHAN PERALATAN DAN TEKNOLOGI
Memilih peralatan terbaik berarti memahami industrinya secara spesifik serta proses dan teknologi yang tersedia. Pemilihan peralatan untuk jenis proses tertentu juga dapat memberikan keunggulan bersaing.

TEKNOLOGI PRODUKSI
Pada teknologi produksi terdapat Sembilan area teknologi, yaitu:
1.    Teknologi Mesin; pengendalian elektronik meningkatkan kecepatan dengan mengurangi waktu pertukaran, mengurangi limbah, dan meningkatkan fleksibilitas. Permesinan dengan mesin dan memori sendiri disebut computer numerical control (CNC).
2.    Automatical identification systems (AIS) dan Radio frequency identification (RFID);
AIS merupakan suatu system untuk mengubah data menjadi bentuk elektronik yang mudah dimanipulasi, contohnya barcode.
RFID merupakan suatu system nirkabel terintegrasi dengan antena mengirim gelombang radio atau sinyal dalam jarak terbatas. Contohnya pada kasir, dengan adanya RFID, kasir dapat memindai seluruh isi keranjang belanjaan dalam hitungan detik.
3.    Pengendalian Proses (process control); merupakan penggunaan teknologi informasi untuk memantau dan mengendalikan suatu proses fisik. Sebagai contoh, pengendalian proses digunakan untuk mengukur kelembaban dan ketebalan kertas ketika melewati sebuah mesin kertas dengan kecepatan ribuan kaki per menit. Berikut merupakan bagaimana system pengendalian proses bekerja:
·      Sensor mengumpulkan data
·      Perangkatnya membaca data dalam periode tertentu (misalnya perdeti atau permenit)
·      Pengukuran diubah menjadi sinyal digital yang dikirimkan pada sebuah computer digital
·      Program computer mebaca file (data digital), kemudian menganalisis data
·      Output yang dihasilkan dapat dalam berbagai bentuk, termasuk pesan pada layar computer, lampu peringatan atau sirene, diagram SPC, dll.
4.    Sistem Visi (vision system); merupakan system yang menggunakan atau memadukan teknologi kamera video dengan teknologi computer dalam ranka penyelidikan.
5.    Robot; merupakan suatu mesin fleksibel dengan kemampuan memegang, memindahkan, atau mengambil barang yang berfungsi karena impuls yang mengaktifkan motor dan tombol.
6.    Automated Storage and Retrieval System (ASRS); merupakan sebuah gudang yang dikendalikan oleh computer yang menyediakan penempatan otomatis untuk komponen ke dalam dan keluar tempat tertentu di dalam gudang.
7.    Automated Guided Vehicles (AGV); merupakan sebuah kereta yang dipandu dan dikendalikan secara elektronik untuk memindahkan barang.
8.    Flexible Manufacturing System (FMS); merupakan suau system yag menggunakan sel kerja otomatis yang dikendalikan oleh sinyal elektronik dan fasilitas computer terpusat yang biasa.
9.    Computer-Integrated Manufacturing (CIM); merupakan suatu system manufaktur dimana computer-aided design (CAD), flexible manufacturing system (FMS), pengendalian persediaan, penggudangan, dan pengiriman digabungkan.

REKAYASA ULANG PROSES (Process Reengineering)
Rekayasa ulang proses (process reengineering) merupakan proses pemikiran ulang dan merancang ulang proses bisnis secara radikal  untuk membawa peningkatan kinerja secara dramatis. Rekayasa ulang proses yang efektif bergantung pada evaluasi ulang atas tujuan proses serta menanyakan kembali tujuan dan asumsi yang digunakan.


ETIKA DAN PROSES-PROSES RAMAH LINGKUNGAN
Banyak perusahaan menemukan kesempatan dalam proses produksi yang dapat mengurangi dampak negative pada lingkungan.kesempatan tersebut sangat beragam, mulai dari aktivitas yang dipandang oleh masyarakat sebagai sesuatu yang etis dan merupakan tanggung jawab social, hingga tindakan yang diatur secara hukum, seperti pencegahan polusi. Aktivitas-aktivitas ini meliputi pemusatan perhatian pada permasalahan seperti penggunaan sumber daya yang efisien, pengurangan limbah produk sampingan, pengendalian buangan kendaraan, dan daur ulang.



KAPASITAS

Kapasitas adalah hasil produksi/ volume pemrosean, atau jumlah unit yang dapat ditangani, diterima, disimpan, atau diproduksi oleh sebuah fasilitas pada suatu periode waktu tertentu.
Perencanaan Kapasitas dapat Dilihat dalam Tiga Horizon Waktu, yaitu :
1.     Perencanaan kapasitas jangka panjang ( > 1 tahun)
Merupakan fungsi penambahan fasilitas dan peralatan yang memiliki lead time yang panjang.
2.     Perencanaan kapasitas jangka menengah (3-18 tahun)
Untuk menambah peralatan, karyawan, dan jumlah giliran kerja, melakukan subkontak dan dapat membuat/ menggunakan persediaan.
3.     Perencanaan kapasitas jangka pendek (hanya 3 bulan)
Melakukan penjadwalan tugas dan karyawan, serta pengalokasian mesin.

Kapasitas Desain
Output maksimum system secara teiritis pada suatu periode waktu tertentu dengan kondisi yang ideal.

Kapasita Efektif
Kapasitas yang diperkirakan dapat dicapai oleh sebuah perusahaan dengan keterbatasan operasi yang ada sekarang.

Dua Pengukuran Kerja Sistem yang Biasanya Bermanfaat, yaitu :
          a.    Utilisasi
Adalah presentase dari kapasitas desain yang sesungguhnya telah dicapai
          b.    Efisiensi
Adalah presentase dari kapasitas efektif yang sesungguhnya telah dicapai.


Contoh :
Menentukan utilitas & Efisiensi Kapasitas
Sara James bakery memiliki pabrik yang memproduksi roti Deluxe untuk sarapan dan ingin memahami kapasitasnya dengan lebih baik. Minggu lalu,  fasilitas ini memproduksi 148.000 roti. Kapasitas efektif pabrik adalah 175.000 roti. Lini produksinya beroperasi 7 hari seminggu denga tiga giliran kerja masing-masing 8 jam/hari. Lini tersebut dirancang untuk memproduksi roti deluxe isi kacang dan rasa kayu manis dengan tingkat output 12.000 per jam.
Tentukan kapasitas desain, utilitas, dan efisiensi pabrik ini saat memproduksi roti Deluxe.
Jawab :
Kapasitas desain       = (7 hari x 3 giliran kerja x 8 jam) x (1200 roti/jam)
= 201.600 roti
            


  
Menentukan Output yang Diperkirakan (Aktual)
Dimisalkan roti Deluxe semakin digemari, dan Sara James Bakery dituntut untuk memenuhi permintaan ini, maka manajer operasinya akan menambahkan lini produksi kedua.
Kapasitas efektif lini kedua sama dngan lini I, yaitu 175.000 roti. Lini I bekerja dengan tingkat efisiensi 84,6%, (telah dihitung). Efisiensi diperkirakan untuk lini II adalah tidak lebih dari 75%. Berapakah output yang diperkirakan?
Jawab:
Output yang diperkirakan (Aktual)            = Kapasitas efektif x Efisiensi
                                                            = 175.000 x 75%
                                                            = 131.350 roti



ANALISIS TITIK IMPAS

-      Analisis ini merupakan alat penentu untuk menetapkan kapasitas yang harus dimiliki oleh sebuah fasilitas untuk mendapatkan keuntungan
-      Tujuan dari titik ini adalah menentukan sebuah titik dalam satuan uang dan unit, dimana biaya = keuntungan. Sehingga perusahhan harus beroperasi di atas titik ini untuk mencapai keuntungan.
-      Analisis ini membutuhkan perkiraan biaya tetap, biaya variable, dan pendapatan.

      Pendekatan Aljabar
Rumus ini berkaitan dengan titik impas dalam unit dan dalam dolar.
Untuk menemukan nilai x (titik impas dalam unit)
               
      
              atau     

Untuk menemukan titik impas dalam dolar
         


                atau   
           

Analisis Titik Impas
Produk tunggal
Stephen brother ingin menentukan volume minuman dalam dolar dan unit volume yang dibutuhkan untuk mencapai titik impas.
Perusahaan ini menentukan biaya tetap $10.000. biaya tenaga kerja langsung $1,50/ unit, biaya bahan baku $0,75/ unit, harga jual $4/ unit.
Jawab :
Titik impas dalam Dolar




Titik impas dalam unit

 



  Multi produk



    dimana :
V  = bunga variable/ unit
P  = harga/ unit
F  = biaya tetap/ unit
W = %tase setiap produk dari total penjualan dalam dolar
I   = setiap produk

Contoh
Le Bistro memproduksi lebih dari satu produk dan ingin mengetahui titik impasnya dalam dolar
Biaya tetap adalah $3.500/bulan
Informasi lainnya :
Produk
Harga (P)
Biaya
Ramalan Penjualan Tahunan (unit)
Roti daging
$ 2,95
$ 1,25
7000
Minuman ringan
$ O,80
$ 0,30
7000
Kentang panggang
$ 1,55
$ 1,47
5000
Teh
$ 0,75
$ 1,25
5000
selada
$ 2,85
$ 1,00
3000


Produk
Harga jual (P)
Biaya variabel (v)
V/P
1-(V/P)
Ramalan Penjualan Tahunan ($)
Presentase Penjualan
Bobot
Roti daging
2,95
1,25
0,42
0,58
20.650
0,446
0,259
Minuman ringan
0,80
0,30
0,38
0,62
5.600
0,121
0,075
Kentang panggang
1,55
0,47
0,30
0,70
7.750
0,167
0,117
Teh
0,75
0,25
0,33
0,67
3.750
0,081
0,054
Selada
2,85
1,00
0,35
0,65
8.550
0,185
0,120

46.300
1
0,625





Perhari Þ 1 tahun Þ 52 minggu Þ 6 hari kerja = 52 x 6 = 312 hari

 


Titik  Impas dalam Unit (multiproduk)




Contohnya roti daging
-     % peramalan penjualan       = 44,6%
-     titik impas harian                  = $215,38
-     harga jual                               = $2,95

Maka  :
           




MENERAPKAN POHON KEPUTUSAN PADA KEPUTUSAN KAPASITAS
Contoh soal :
Southern Hospital Supplies, perusahaan yang membuat keju seragam Rumah sakit sedang mempertimbangkan untuk menambahkan kapasitasnya.
Alternatif yang tersedia :
a.     tidak melakukan apa-apa
b.     membangunsebuah pabrik kecil
-      laba     = $40.000
-      rugi     = $5.000
c.      membangun sebuah pasar sedang
-      laba     = $60.000
-      rugi     = $10.000
d.     membangun seuah pasar besar
-      laba     = $100.000
-      rugi     = $90.000

Penelitian pasar mengidentifikasi kemungkinan sebesar 0,4 bahwa pasar menguntungkan dan dan kemungkinan sebesar 0,6 pasar tidak menguntungkan.
Pilihlah alternatif yang akan menghasilkan nilai yang diperkirakan (expected monetary value (EMV)) yang maksimal.

Jawab :
EMV (tidak melakukan apa-apa)    = $0
EMV (pabrik kecil)                = (0,4)(40.000) + (0,6)(-5000)     = $13.000
EMV (pabrik sedang)           = (0,4)(60.000) + (0,6)(-10.000)  = $18.000
EMV (pabrik besar)              = (0,4)(100.000) + (0.6)(-90.000)            = $-14.000

Berdasarkan kriteria EMV, maka Southern harus membangun pabrik berukuran sedang.


MENERAPKAN ANALISIS INVESTASI TERHADAP INVESTASI YANG DIPACU OLEH STRATEGI
            Manajer operasi mungkin adalah satu-satunya pihak yang bertanggung jawab untuk return on investment (ROI).

Investasi, Biaya Variabel, dan Arus Uang
            Karena alternatif kapasitas dan proses, timbullah pilihan yang berkaitan dengan investasi modal dan biaya variabel. Manajer harus memilih dari beragam pilihan keuangan juga alternatif kapasitas dan proses yang tersedia. Analisisnya harus menunjukkan investasi modal, biaya variabel, dan arus uang, begitu juga net present value (nilai sekarang) dari setiap alternatif. Investasi modal membutuhkan arus uang serta evaluasi dari return on investment.

Net Present Value
            Menentukan nilai terpotong dari penerimaan kas di masa depan.


            dimana:
                        F= future value
                        P= present value
                        E=tingkat suku bunga
                        N= jumlah tahun

Contoh :
            Uang sebesar $1000 diinvestasikan di bank dengant ingkat suku bunga 10% per tahun. Berapakah besar nilai investasi pada tahun ke-3 ?
           

Jawab :
                  






Menentukan Net Present Value dari Penerimaan Masa Depan dengan Nilai yang Setara
PT.A berinvestasi pada sebuah peralatan kesehatan baru yang canggih. Alat ini akan menghasilkan $7000/ thn selama 5 tahun. Tentukan present value arus yang uang ini! Asumsikan tingkat bunga 6%.
Jawab:
Tingkat suku bunga 6% lihat ditabel
S= RX
         Dimana :
                                    S  = nilai sekarang
  R = Penerimaan yang diterima dengan jumlah sama setiap tahun sepanjang masa investasi (anuitas)
  X  = faktor

S = RX
   = 7000 (4,212)
   = $ 29.484

Menentukan net PV dari Penerimaan Masa Depan dengan Nilai yang Berbeda
PT.A mempertimbangkan 2 alternatif investasi yang berbeda
Investasi A biaya awalnya $25.000
Investasi B biaya awalnya $26.000
Kedua investasi memiliki jangka waktu 4 tahun, tikat suku bunga 8%
Arus uang dari kedua investasi tsb.
Investasi A
Arus Uang
Investasi B
Arus Uang
Tahun
Nilai Sekarang
Pada 8%
$ 10.000
$ 9.000
1
0,927
9.000
9.000
2
0,857
8.000
9.000
3
0,794
7.000
9.000
4
0,795

Tentukan net present value nya!




Net PV = ( Nilai Investasi Sekarang) – Investasi awal


Tahun
Nilai Sekarang Investasi A
Nilai Sekarang Investasi B
1
$ 9260 = (0.926)(10.000)
$ 8334 = (0,926)(9000)
2
$ 7713 = (0,857)(9000)
$ 7713 = (0,857)(9000)
3
$ 6352 = (0,794)(8000)
$ 7146 = (0,794)(9000)
4
$ 5154 = (0,735)(7000)
$ 6615 = (0,9735)(9000)
Total
$ 28.470
$ 29.808
Investasi awal
(25.000)
(26.000)
Net PV
$ 3.470
$ 3.808

Dengan begitu PT. A harus memilih investasi B.




KESIMPULAN
Para manajer mengaitkan pemilihan peralatan dan keputusan kpasitas pada misi dan strategi organisasi masing-masing. Para manager merancang peralatan dan proses mereka untuk memiliki kemampuan lebih dari apa yang diperlukan oleh pelanggan mereka, dan bersamaan dengan itu, memastikan fleksibilitas yang diperlukan bagi penyesuaian teknologi, fitur, dan volume produksi.

Pemakaian yang baik, analisis titik impas, pohon keputusan, arus uang, dan teknik net present value (NPV) bermanfaat bagi manajer operasi saat membuat keputusan kapasitas

Investasi kapasitas dibuat secara efektif dengan memastikan bahwa investasinya mendukung strategi jangka panjang. Kriteria keputusan investasi memberikan kontribusi terhadap rencana strategis keseluruhan dan untuk mendapatkan pesanan yang menguntungkan, bukan hanya pengembalian investasi. Perusahaan yang efisien memilih proses yang tepat pada kapasitas tepat mempengaruhi strategi jangka panjang mereka.

DAFTAR PUSTAKA

 Reinder, heizer. 2010. Manajemen Operasi Buku 1 Edisi 9. Jakarta: Salemba Empat


0 komentar:

Poskan Komentar